Sejarawan itu unik, sampai hari masih
sedikit menjadi sejarawan. Inti sejarawan bukan mendongeng dalam bentuk pantun,
juga bukan menulis reportase sebuah peristiwa, ini adalah pekerjaan wartawan. Sejarawan menulis sebuah peristiwa menggunakan teori dan analisis. Di sinilah letak perbedaan antara wartawan dan sejarawan.
Kita sambung lagi di masa yang akan datang!
Selamat atas kerja Alumni Prodi S2 Sejarah Peradaban
Islam (SPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yang telah sukses membuat media silaturahmi dalam media sosial ini.