Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan

Mengapa Pelajaran Sejarah Tak Disukai?

Pelajaran sejarah sebetulnya kaya dengan referensi kehidupan ini. Namun, cara pembelajaran yang penuh hafalan telah menjauhkan sejarah dari generasi muda Indonesia.
“Saya tidak kuat hafalan,” begitu keluhan sebagian siswa di sekolah terkait pelajaran sejarah.

Banyak yang berpikiran, sejarah adalah pelajaran menghafal tanggal dan nama belaka. Materi yang diajarkan juga dianggap terlalu banyak. Itulah yang membuat pelajaran sejarah seperti neraka tambahan di sekolah, sehingga tidak disukai oleh sebagian besar siswa.

Inilah Pentingnya Belajar Sejarah


Belajar sejarah sangat penting. Sejarah mengajarkan pengalaman dan kebajikan terhadap umat manusia. Tahukah kamu apa pentingnya belajar sejarah?

Sejarah, dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, secara umum definisi sejarah adalah sebuah kejadian yang berlangsung terhadap waktu lampau yang disusun berdasarkan peninggalan-peninggalan beragam peristiwa. Kerangka sejarah mencakup mengenai enam dimensi yaitu apa, kapan, di mana, mengapa, siapa dan bagaimana.

(Buku) Filsafat Sejarah karya Dosen dan Alumni

image
Filsafat adalah penting untuk dapat membangun kesadaran dunia sejarah. Hadirnya kajian filsafat dalam ilmu sejarah menjadi sangat menarik karena keduanya mampu mempelajari masa lampau secara lebih kritis dan komprehensif. Untuk dapat memahami lebih luas tentang filsafat sejarah, buku ini tepat jika dijadikan sebagai bahan referensi.

(Buku) Sejarah Lisan, Konsep, dan Metode


SEJARAH lisan, bagi saya, termasuk disiplin ilmu baru. Dahulu saat kuliah saya tidak mempelajarinya karena memang belum masuk dalam mata kuliah. Sekarang ini di Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam Pascasarjana UIN SGD Bandung, saya mulai mengenalnya. 

Guru saya, Dr Asep Ahmad Hidayat dan Dr Setia Gumilar, menyatakan sejarah lisan bagian dari metode penelitian sejarah untuk merekonstruksi peristiwa masa lalu yang bersumberkan dari memory (ingatan). 

Sejarah yang bertumpu pada kaidah: no document, no history, dinilai kurang memuaskan sebagian peneliti dalam mengungkap dan memahami masa lalu yang tidak tertulis. Selama ini rekonstruksi sejarah masih bertumpu pada peristiwa dan tokoh besar. Sejarah identik dengan kaum elit dan istana. Sedangkan kalangan wong cilik dan kaum alit kurang muncul dalam gelanggang sejarah yang direkonstruksi para peneliti sejarah.

Ilmu Sejarah, Metodologi Struktural

Dalam kajian ilmu sejarah disebutkan pada tahun 1900-an terjadi perubahan dalam ilmu sejarah. Manusia yang menjadi subjek sejarah tidak terlalu mendapat sorotan, malah terjadi pergeseran pada aspek luar manusia. Para sejarawan memahami sejarah bukan pada manusia, tetapi pada aspek di luar manusia berupa struktur dan relasi atau situasi ruang dan waktu. Karena itu, sejarah ditampilkan dengan pendekatan ilmu-ilmu sosial; yang di Perancis dikenal dengan mazhab Annales.

Sejarah Perkembangan NU di Jawa Barat

Lahirnya Nahdlatul Ulama di Surabaya pada 1926 merupakan respon dari tradisi-tradisi keagamaan di Indonesia yang dibawa oleh Walisanga mulai dihancurkan oleh kelompok anti tradisional atas gerakan modernisasi pada zaman pergerakan nasional dan situasi politik Internasional yang berubah semenjak runtuhnya dinasti Utsmani pada 1924.

Hagiografi Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani [by Dudin Samsudin]


Ilaahí anta makshúdí waridlóka mathlúbi a’thini mahabbataka wama’rifataka

KETIKA memasuki awal perkuliahan semester tiga, istilah hagiografi bagi penulis masih sangat asing terdengar. Padahal sudah menjadi rutinitas bagi penulis dalam setiap bulannya mendengarkan kisah-kisah sufi fenomenal dengan berbagai karomah-nya, yaitu kisah Syekh Abdul Qodir Jaelani.  Apal rupa teu apal ngaran, pribahasa itu nampaknya yang cocok menggambarkan kasus penulis tadi.

Namun setelah mengikuti perkuliahan pertama, penulis mulai memahami bahwa hagiografi adalah kisah atau cerita tentang keunggualan dan keunikan orang-orang pilihan Allah. Baik itu Nabi ataupun para wali Allah Swt.

Belajar Filsafat Sejarah dari Sartono Kartodirdjo

Kesadaran sejarah menjadi garis besar dari karya Sartono Kartodirdjo yang berjudul Ungkapan-ungkapan Filsafat Sejarah Barat dan Timur: penjelasan berdasarkan kesadaran sejarah. Buku ini diterbitkan Ombak, Yogyakarta, tahun 2014. 

Sebelumnya diterbitkan Gramedia tahun 1990 sebagai cetakan pertama. Tahun tersebut saya masih di sekolah dasar. Tentunya belum terpikirkan dengan bacaan buku tersebut. Dan beruntung saya membaca bukunya pada tahun 2016. 

Ya, memang telat. Tapi dalam dunia tak ada yang telat, hanya persoalan akses informasi saja. Mungkin ada juga orang yang menggeluti sejarah tanpa membaca buku filsafat sejarah tersebut.

(Buku) Perkembangan Peradaban di Kawasan Dunia Islam

image
Akhirnya saya tuntas juga membaca buku "Perkembangan Peradaban di Kawasan Dunia Islam" karya Ajid Thohir. Buku ini terbit 2009 dan tebal 364 halaman. Penerbitnya Rajawali Press, Jakarta.

Pak Ajid ini dosen saya di Pascasarjana UIN Bandung. Bukunya dipakai rujukan di kelas untuk matakuliah sejarah peradaban Islam di kampus UIN Bandung dan lainnya. Beliau termasuk dosen yang produktif menulis karya ilmiah, tersebar di jurnal dan buku-buku serta narasumber untuk media massa. Keahliannya bidang sejarah Islam masa klasik, Sirah Nabawiyah, historiografi Islam, studi kawasan Islam, dan kajian hagiografi sufi.

(Abstrak Tesis) Sirah Nabawiyah di Indonesia

Kajian historiografi Sirah Nabawiyah di Indonesia belum banyak ditulis. Terdapat 72 judul buku Sirah Nabawiyah berupa terjemahan dan karya penulis Indonesia. Yang ditulis oleh orang Indonesia berjumlah 12 judul dan 3 judul di antaranya diteliti secara perbandingan dalam tesis ini. 

(Buku) Ceritera Dipati Ukur: Karya Sastra Sejarah Sunda

DI Tatar Sunda terdapat tokoh-tokoh yang terkenal. Saking hebatnya ada yang sampai disakralkan. Di antara tokoh yang kerap hidup dalam memori kolektif masyarakat Sunda adalah Bagenda Ali (bin Abi Thalib), Abdul Qadir Jaelani, Prabu Siliwangi, dan Dipati Ukur.

Dua nama yang pertama dikenal pada kalangan masyarakat Islam Sunda. Sedangkan dua nama yang terakhir populer pada kalangan masyarakat Sunda yang memliki orientasi kebudayaan dan merindukan kejayaan Sunda.


Hagiografi: Sejarah atau Bukan?

SUATU hari saya chat WhatsApp dengan Dr Haidar Bagir, seorang pakar tasawuf dan filsafat sekaligus penulis buku-buku yang bertemakan spiritualitas.

Dalam obrolan singkat, saya bertanya tentang hagiografi sufi. Haidar menjawab bahwa hagiografi sufi merupakan catatan yang memuat kisah atau riwayat yang berkaitan dengan syathahat dan kasyf dari seorang tokoh sufi atau ulama yang memiliki kelebihan dan kemuliaan dalam irfan nazhariah maupun amaliah.

Tokoh Protagonis Dalam Al-Quran


Penjelasan sejarah atau eksplanasi sejarah, menurut Helius Sjamsuddin merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk mengembangkan, menganalisis, dan menjelaskan hubungan diantara pernyataan-pernyataan mengenai fenomena-fenomena yang ada.[1] Dengan mengumpulkan beberapa data yang memiliki hubungan erat terhadap proses sejarah yang dimaksud, sejarawan bisa menemukan banyak fakta dari proses tersebut.

Demikian pula dengan sejarah yang ada dalam kitab suci Al-Qur’an yang dikenal di dalamnya tidak hanya mengandung ajaran Islam saja, melainkan banyak aspek yang bisa diambil dari kekayaan isinya. Banyak kisah yang dimuat di dalam Al-Qur’an yang memberikan ibrah kepada umat nabi Muhammad sebagai pengikut setia. Dengan berbagai jenis penuturan yang tercantum dalam Al-Qur’an, kisah-kisah tersebut menjadi bervariasi dan menarik sebagai karya sastra yang memiliki nilai tinggi.

Ratu Balqis dalam Al-Quran: Saat Itu dan Masa Kini


Al-Quran telah menginformasikan kepada kita mengenai figur-figur perempuan yang disebutkan didalam Al-Quran. Baik itu secara jelas, artinya diterangkan berserta nama dan kisahnya namun adapula yang tidak disebutkan secara jelas mengenai namanya, artinya yang dikisahkan hanya untuk sebuah perumpamaan. Di antara figur-figur tersebut adalah Maryam, Asiyah, Balqis, Istri Nabi Luth dan lain-lain.

Sebagaimana diketahui secara seksama bahwa setiap figur didalam Al-Quran, maka ia mempunyai sejuta hikmah tak terhingga yang bisa dipelajari dan dijadikan suatu ibrah bagi kita dizaman sekarang.

Semua figur yang disebutkan diatas mempunyai kisah dan hikmah sejarah yang berbeda. Diantara mereka ada yang dijadikan contoh yang baik dan ada juga yang buruk. Namun diantara figur tersebut maka yang banyak mengundang tanya orang-orang, bahkan sampai sekarang, adalah Ratu Balqis (Shaba).

Di dalam Al-Quran itu sendiri Ratu Balqis digambarkan, secara historiografi tradisional, sebagai seorang pemimpin sebuah peradaban yang gemilang nan terang, ia benderang diantara yang paling cemerlang.