Ilmu Sejarah, Metodologi Struktural

Dalam kajian ilmu sejarah disebutkan pada tahun 1900-an terjadi perubahan dalam ilmu sejarah. Manusia yang menjadi subjek sejarah tidak terlalu mendapat sorotan, malah terjadi pergeseran pada aspek luar manusia. Para sejarawan memahami sejarah bukan pada manusia, tetapi pada aspek di luar manusia berupa struktur dan relasi atau situasi ruang dan waktu. Karena itu, sejarah ditampilkan dengan pendekatan ilmu-ilmu sosial; yang di Perancis dikenal dengan mazhab Annales.

Sejarah Perkembangan NU di Jawa Barat

Lahirnya Nahdlatul Ulama di Surabaya pada 1926 merupakan respon dari tradisi-tradisi keagamaan di Indonesia yang dibawa oleh Walisanga mulai dihancurkan oleh kelompok anti tradisional atas gerakan modernisasi pada zaman pergerakan nasional dan situasi politik Internasional yang berubah semenjak runtuhnya dinasti Utsmani pada 1924.

Ringkasan Filsafat Sejarah: Ibnu Khaldun dan Muthahhari

Kajian ringkas filsafat sejarah ini saya awali dari Ibnu Khaldun kemudian Murtadha Muthahhari. Kedua tokoh Islam ini termasuk ilmuwan yang cemerlang dalam pemikiran sejarah, khususnya tentang perubahan dan hukum-hukum sejarah. Mari kita simak bersama:

Teori Progresif Linier: Ibnu Khaldun
Ibnu Khaldun adalah ilmuwan dan sejarawan Muslim yang hidup pada abad 15 Masehi di Tunisia, Afrika. Khaldun memiliki kecerdasan dan kemahiran dalam hukum sehingga menjadi qadi di beberapa dinasti-dinasti yang terdapat di Afrika. Khaldun termasuk orang yang mengenal gejala runtuh dan maju sebuah kerajaan. Karena itu, setiap kali kerajaan tempatnya mengabdi akan mengalami kejatuhan segera Khaldun meninggalkannya. Di akhir masa hidupnya, Khaldun bergabung dengan sebuah kerajaan di Mesir. Di sinilah menuntaskan karya monumental yang berjudul Kitab Ibar, yang terkenal dengan sebutkan Al-Mukaddimah. Hingga sekarang bagian awal kitab Ibar ini dibaca dan dikaji sehingga menginspirasi ilmuwan dan filosof Barat.